Kebijakan Iklan Twitter

Anda dapat melihat versi terjemahan yang tersedia untuk artikel ini dengan memilih bahasa di sudut kanan bawah halaman ini. Terjemahan disediakan untuk kemudahan dan tidak dimaksudkan untuk mengubah konten kebijakan kami. Versi bahasa Inggris akan mengatur dan merupakan referensi Anda apabila terjadi pertentangan antara versi bahasa Inggris dan terjemahan.

Ikhtisar

Kebijakan ini berlaku untuk semua produk iklan berbayar Twitter.

Pengiklan di Twitter bertanggung jawab atas Iklan Twitter mereka. Ini berarti mengikuti semua undang-undang dan peraturan yang berlaku, membuat iklan yang jujur, dan beriklan secara aman dan santun. Artikel ini menjelaskan tentang kebijakan iklan kami. Kebijakan kami mewajibkan Anda untuk mematuhi undang-undang, tetapi kebijakan tersebut bukan merupakan nasihat hukum.

Selain Kebijakan Iklan Twitter, pengiklan harus mengikuti Persyaratan Layanan TwitterPeraturan Twitter, dan semua kebijakan di Pusat Bantuan yang mengatur penggunaan layanan kami. Silakan luangkan waktu untuk meninjaunya.  

Kelayakan Iklan Twitter

Akun Twitter harus memenuhi kriteria tertentu agar layak berpartisipasi dalam Iklan Twitter dan menggunakan rangkaian produk iklan kami. Klik di sini untuk mempelajari tentang alasan umum yang menyebabkan akun tidak layak beriklan, serta langkah-langkah untuk menjadikannya layak beriklan di kemudian hari.

Persetujuan Iklan Twitter

Saat pengiklan di Twitter memilih untuk mempromosikan konten mereka dengan Iklan Twitter, akun dan konten mereka harus melalui proses persetujuan. Proses persetujuan dibuat untuk mendukung kualitas dan keamanan platform Iklan Twitter. Proses ini membantu Twitter memeriksa apakah pengiklan mematuhi kebijakan iklan kami. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut tentang proses persetujuan.

Kebijakan Konten Terlarang

Iklan yang melanggar kebijakan mana pun dari yang berikut ini dilarang secara global:

Kebijakan Konten Terbatas

Twitter mengizinkan promosi produk atau jasa dalam kategori berikut dengan pembatasan tertentu:

  • Konten Minuman Keras: Twitter membatasi promosi penjualan online dan offline untuk minuman keras dan kesadaran umum tentang merek minuman keras. Pembatasan didasarkan pada produk atau jasa tertentu yang dipromosikan, serta negara target kampanye.
  • Produk dan Jasa Keuangan: Twitter mengizinkan promosi jasa keuangan dan konten terkait dengan batasan. Pembatasan didasarkan pada produk atau jasa tertentu yang dipromosikan, serta negara target suatu kampanye. 
  • Konten Perjudian: Twitter melarang promosi untuk konten perjudian, kecuali negara yang khusus ditarget untuk kampanye ini dengan izin dan pembatasan.
  • Produk dan Jasa Kesehatan dan Farmasi: Twitter membatasi promosi produk dan jasa kesehatan dan farmasi. Pembatasan didasarkan pada produk atau jasa tertentu yang dipromosikan, serta negara target kampanye.
  • Konten Politik: Twitter mengizinkan pengiklanan politik yang mencakup kampanye politik dan pengiklanan isu, tetapi mungkin terdapat batasan tambahan di tingkat negara. Selain kebijakan-kebijakan Iklan Twitter, semua pengiklan konten politik harus mematuhi undang-undang yang berlaku mengenai persyaratan pengungkapan dan konten, pembatasan kelayakan, dan tanggal penghentian untuk negara tempat mereka memasang iklan.

Catatan: Asosiasi industri dan perdagangan tertentu memiliki standar peraturannya sendiri untuk periklanan dan pemasaran. Pengiklan di Twitter yang merupakan anggota asosiasi ini harus merujuk pada standar ini, di samping kebijakan Twitter, untuk pedoman tentang praktik periklanan yang sesuai.

Penonaktifan Iklan Twitter

Twitter menjalankan proses dan prinsip saat menghapus pengiklan dari platform Iklan Twitter. Kami menyebut proses ini “offboarding” (penonaktifan), dan kami berusaha untuk melakukannya setransparan mungkin dan tanpa batasan bagi setiap orang yang terlibat. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut tentang penonaktifan.

Persyaratan Kebijakan Lain dan Panduan


Apakah Artikel ini bermanfaat?

Panjang maksimum bidang ini adalah 5000 karakter.
Success
Terima kasih telah memberikan umpan balik mengenai artikel ini!
Error
Terjadi masalah saat mengirim formulir.